Kirim ini ke Facebook Anda..

Keimanan seseorang mampu memelihara dirinya dari hal-hal yang hina dan mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang mulia. Ketika Allah menyeru hamba-Nya untuk menghindari perbuatan buruk dan melaukan kebaikan, maka yang demikian ini adalah untuk menanamkan keimanan dalam diri hamba-Nya.
Rosulullah menerangkan bahwa, "iman yang kokoh pasti akan melahirkan akhlak yang mulia demikian sebaliknya lemahnya iman akan memunculkan akhlak yang buruk".
Jika rasa malu telah tiada dalam diri seseorang kemudian berprilaku buruk lagi hina tanpa memiliki rasa segan kepada orang lain, maka terhadap hal yang demikian berarti keimanan dalam dirinya telah lemah bahkan mungkin telah tiada, sebagaimana Hadis Rosulullah "Rasa malu dan keimanan itu merupakan teman akrab, jika salah satu diantaranya telah dicabut, maka yang lain pasti akan ikut dicabut" (HR. Al-Hakim dan At-Thabrani).
7 komentar:
assalamu'alaikum.. artikel da'wah menarik yang perlu diberlangsungkan oleh blogger lain... :D
Subhannalloh...txs sob sharenya...
ingat!sesungguhnya dalam jasad(manusia)ada segumpal darah.Jika ia baik,baiklah jasad seluruhnya.Jika ia rosak,maka rosaklah jasad seluruhnya.Ingat!itulah hati.
(H.R Bukhari & Muslim)
wach,mantabs nich ka..
makasih ya ka..
Artikenya bagus sob.. lanjutkan dakwah..
http://www.imemovaz.com
Menarik untuk disimak dan dijadikan bahan renungan.
Salam sejahtera selalu..!!
salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
Pikiran yang positiv dan tindakan yang positiv akan membawamu pada hasil yang positiv.,.
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.
Posting Komentar